Kamis, 29 Maret 2018

Petugas Gagalkan Penyelundupan Benih Sayur Mengandung Virus dari China


www.pelangiasik.com


Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar menggalkan penyelundupan benih sayuran asal China sberat 13.5 kilogram di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kepala Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, I Putu Terunanegara mengatakan, benih tersebut telah mengandung virus, selain itu juga tidak dilengkapi dengan surat izin.

Dia menjelaskan, Bahwa puluhan kilogram benih sayuran itu dibawa pengusaha asal Bedygul, Bangli, berinisial EL. Dari 13.5 kg benih sayuran yang terdiri dari 23 sachet benih sawi seberat 500 gram, 2 sachet benih pokcay seberat 400 gram dan 4 sachet benih seledri seberat 300 gram.

Dia menerangkan, hasil pemeriksaan administratif pemasukan benih tersebut tanpa disertai dengan Phytosanitary Certificate dari Tiongkok dan kewajiban tambahan Surat Izin Pemasukan (SIP) dari Menteri Pertanian.

Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1992 Pasal 5, bahwa setiap media pembawa OPTK yang dimasukan ke dalam wilayah NKRI harus disertai dengan Phytosanitary Certificate dari negara asal, melalui tempat pemasukan yang telah ditetapkan serta dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina.

Tambahnya, selain persyaratan tersebut bedasarkan UU Nomor 16 Tahun 1992 Pasal 8 bahwa dalam hal-hal tertentu, sehubungan dengan sifat organisme pengganggu tumbuhan karantina, pemerintah menetapkan kewajiban tambahan disamping kewajiban sebagaimana dimaksud dalam pasal 5.

"Hasil pemeriksaan administratif menunjukan pemasukan benih tanpa disertai persyaratan yang telah ditetapkan, berdasarkan UU Nomor 16 Pasal 14 dilakukan tindakan karantina penahanan dengan surat perintah penahanan," ungkapnya di Denpasar.

Dia menerangkan, berdasarkan Permentan 51 Tahun 2015, setidaknya ada 3 virus tanaman, 6 bakteri pada tanaman, 4 cendawan dan 3 jenis biji gulma yang dapat terbawa benih tersebut. Hasil pengujian laboratorim dengan metode ELISA dan PCR menunjukan hasil positif bakteri Pseudomonas.

"Ada enam bakteri OPTK pada bibit sayuran tersebut dua di antaranya termasuk dalam kelompok Pseudomonas yaitu Pseudompnas syringae pv maculicola. Bakteri Pseudomonas syringae pv maculicola mampu menyerang lebih dari 25 spesies tanaman dalam famili Brassicaceae," ungkapnya.

Dia menambahkan, si pembawa benih tersebut saat ini statusnya masih menjadi saksi, belum tersangka." Dia ini katanya memang pengusaha sayur. Dan rencananya bibit benih ini akan ditanam di Bedugul," ucapnya. Usai dirilis bibit sayur tersebut langsung dimusnahkan oleh pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I.



PELANGI99
Binggung Cari Situs Kartu Online Terpecaya ?? !! Buruan Gabung Bersama Kami Di pelangiasik.com. Rating Kemenangan Terbesar Dengan Bonus Bonus Menarik Yang Siap Menemanimu Bermain. Dengan Hanya Minimal Deposit 25000 Saja Bosku. ^_^

 Silahkan Gabung Dengan Kami !! 

Silahkan kunjungi Dan Join Link Resmi Kami !

 www.indopelangi99.com

 www.pelangi99.net 

                                www.pelangiasik.com

Dan Kami Telah Mempersiapkan 8 Games Seru Yang Dapat Anda Mainkan Dalam 1 User Id !!

#BandarQ #AduQ #Domino99 #BandarPoker #Poker 

 #CapsaSusun #Sakong # Dan Bandar66{NEW GAMES}



www.pelangiasik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perindo Dianggap Partai Terkaya, Partai Garuda Termiskin

Perindo Dianggap Partai Terkaya, Partai Garuda Termiskin BANDARQ  |  ADUQ  |  DOMINO99  |  BANDAR66  |  B.POKER  |  POKER  | ...